Sabtu, 01 November 2014

Gila Hidup, Takut Mati

Bahayanya kalau kita sudah terjangkiti penyakit wahn itu. Para Muhadditsin mengatakan, wahn dari sudut hubbun dun’ya akan menyeret kita jauh dari agama dan jauh dari silaturahim serta menempatkan kita menjadi hamba uang atau budak nafsu.
Hubbun dun’ya bisa merubah penampilan seseorang, sehingga bisa serigala yang haus mangsa, seperti vampir yang haus darah, macam orang yang minum air laut.
Penyakit wahn dan hubbun dun’ya terjadi, lantaran ummat Islam lemah dan gentar menghadapi konspirasi orang kafir, yang bahu membahu, dukung-mendukung satu sama lain dalam memerangi kaum muslimin, seperti contoh isu terorisme dewasa ini. Ini yang pertama. Kedua: Seperti diketahui bahwa negeri-negeri Islam memiliki ladang kekayaan hasil alam dan barakah yang membuat orang kafir tergiur untuk menguasainya. Karena itu, Rasulullah s.a.w sampai mentamsilkannya dengan bejana besar yang penuh dengan
makanan yang enak, sehingga membuat orang-orang yang lapar ingin memakannya, lalu mereka bersama-sama menyerangnya, dan yang sangat luar biasa setiap orang dari mereka ingin mengarnbil bagiannya sendiri-sendiri, tanpa ada pihak yang berani melarang dan mencegahnya.   
Kekalahan terbesar kaum muslimin adalah ketika mereka menjadikan dunia segala-galanya, sehingga tokoh-tokohnya gampang dibeli, jama’ahnya gampang disogok, keyakinannya gampang digadaikan. Pada saat yang sama mereka membenci kematian akibat mabuk dunia. Mereka menghabiskan umurnya untuk dunia dan tidak mengambil bekal untuk akhirat. Kalaupun ada, hanya dari sisa waktu yang ada atau jika lagi dilanda rasa takut atau selagi ada hajat politik. Pada saat itu terjadilah perlombaan tidak sehat, timbul saling benci lalu saling bermusuhan, dan akhirnya saling mencurigai satu sama lain.

NIQI ZULKARNAIN

1 NOVEMBER, 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar